Daya didiagnosis mengalami kelainan kromosom yang mempengaruhi kondisi mental dan fisiknya, dengan keterbatannya itu daya mendirikan yayasan untuk anak-anak dengan keterbatasan yang sama, yayasannya di beri nama adalah pendiri Daya Pelita Kasih Center dan ia menjadi seorang kakak yang baik dan mensupport untuk semua teman-temannya di yayasannya.

Melalui proses yang panjang Daya mulai tertarik akan dunia seni melukis dan ia mulai melukis di usianya yang ke enam dan mulai menemukan teknik yang dapat mengakomodasi keterbatasan motorik halusnya, dan akhirnya Daya mengembangkan keterampilan melukisnya pada tahun 2005.

Butuh tekad dan kesabaran serta kreativitas sang guru hingga akhirnya Daya mampu menghasilkan sebuah lukisan yang indah, lukisannya termasuk dalam kategori Realisme Pointillisme, yang menggunakan teknik penunjuk untuk membentuk objek dan latar belakang, teknik ini memerlukan konsentrasi, ketelitian dan detail untuk menghasilkan sebuah karya.

Lukisannya telah dipamerkan sejak tahun 2012 hingga saat ini dan mempunyai banyak rekam jejak pameran yang sukses dan menimbulkan rasa bangga dan meningkatkan percaya diri.

Lalu pada tahun 2017 Daya berpameran di Alila Hotel-Seminyak, Bali, lalu pada tahun 2018 di Hotel Mulia, Hotel JS Luwansa, Artotel, Hotel, Pullman Hotel, Kantor Sekretaris ASEAN Jakarta dan Galeri Nasional (Festival Batas Batas).

Tahun 2019 “Melukis Masa Depan yang Lebih Baik” di Erasmus Huis Jakarta, “Heart of Autism + Charity Night” di LSPR Jakarta, “Heart of Autism 2” di Sun Gallery Fairmont Hotel Jakarta, “Warna Warni Duniaku” di Bentara Budaya Kompas Jakarta, “Pasung Kapal Lepas” di Ciputra Artpreneur Jakarta dan workshop melukis oleh seniman senior Hanafi, juga pertunjukan melukis di Pekan Kebudayaan Nasional, IFl (Institute Francais Indonesia) dan pameran terakhir sebelum pandemi Covid-19 di World Bank Jakarta, 2019, Desember 2. Yayasan Daya Pelita Kasih “ Art-Ability” di M-Tend., Jakarta, pada Juni 2022. Museum Kebangkitan Nasional Jakarta “Bangkit Anak Indonesia” (Agustus 2023) dengan Judul Funky Animats.

Daya menyukai melukis bunga, karena baginya bunga layaknya memberkan sebuah hadiah terindah untuk Sang Mama Papa dan keluarga tercinta. Kesungguhan ini ditampilkan dengan detail pada lukisan, kesabaran dan fokusnya. Motonk jemari dan genggaman tangan Daya memegang kuas merupakan kekuatan untuk mampu menghasilkan karya ini dengan indah.

Sama halnya dengan lukisan Funky Animal, Daya juga menunjukkan keceriaannya dengan hewan piaraan berwarna-warni, pilihan warna semarak dan seronok ini memberikan kesan lucu dan suasana yang menyenangkan.

Poppy Flower (60×80 cm)

Bagi daya, melukis bunga layaknya memberikan sebuah hadiah terindah untuk sang mama, papa dan keluarga tercinta. Kesungguhannya ini di tunjukan dengan detil pada lulisan, kesabaran dan fokusnya. Motorik jemari dan genggaman tangan daya memegang kuas merupakan kekuatannya untuk mampu menghasilkan karya ini dengan indah

Funky Animals (80×80)

Daya juga menunjukan keceriaannya dengan hewan piaraan berwarna – warni. Pilihan warna semarak dan seronok ini memberikan kesan lucu dan suasana yang menyenangkan.

Untuk informasi lebih lanjut hubungi admin kami (klik me)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *